DUNIA SEJUK
Berbagi cerita inspirasi hati
Home
17.46
Wanita penuntun, dengan defisit nalar
Wanita penuntun, dengan defisit nalar
Reviewed by
SEJUKPRIANTO
on
17.46
Rating:
5
18.45
Jalan rindu
Jalan rindu
Reviewed by
SEJUKPRIANTO
on
18.45
Rating:
5
18.33
Hati karam
Hati karam
Reviewed by
SEJUKPRIANTO
on
18.33
Rating:
5
02.08
Penepatan janji
Penepatan janji
Reviewed by
SEJUKPRIANTO
on
02.08
Rating:
5
21.54
Puisi ku
Puisi ku
Reviewed by
SEJUKPRIANTO
on
21.54
Rating:
5
00.21
Cerpen aying
Cerpen aying
Reviewed by
SEJUKPRIANTO
on
00.21
Rating:
5
22.09
Reviewed by
SEJUKPRIANTO
on
22.09
Rating:
5
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Postingan (Atom)
Mengenai Saya
SEJUKPRIANTO
Saya adalah penikmat keiklasan dari setiap umat
Lihat profil lengkapku
Facebook
Most Popular
3 Menguak Novel
BILIK JUMPA SASTRA (BIJUSA) 4 UNIT KEGIATAN BIDANG SENI UNIVERSITAS LAMPUNG 3 MENGUAK NOVEL ...
Perataan Pendidikan Bukan Hanya Tugas Pemerintah
Perataan Pendidikan Bukan Hanya Tugas Pemerintah Indonesia adalah negara dengan total populasi manusia sejumlah 250 juta jiwa dan m...
Jalan rindu
kursi berkaki . berjalan menuju rindu ku kepada-Nya mengibaskan semu yang berceceran Di atas kain putih dan kuning yg melambai saat i...
(tanpa judul)
Aying' Oleh Sejuk Prianto Di pagi sebuah hari, hari indah di sebuah desa nan indah dengan sawah-sawahnya dan rumah adatnya, terpampan...
Toleransi dalam Pluralisasi yang Berpegang Teguh pada Humanisme
Wanita penuntun, dengan defisit nalar
Penuntun sayu mata terbelalak mencari dalam gelap sampai secercah terang menghampiri lampion berpijar kuning merah terangi lorong g...
Hati karam
kekunci mengunci, bersama hati yang menepi perahuku telah karam bersama ombak di penghujung malam bersama karang yang berteriak mengis...
Cerpen aying
Aying' Oleh Sejuk Prianto Di pagi sebuah hari, hari indah di sebuah desa nan indah dengan sawah-sawahnya dan rumah adatnya, terpampan...
Karam
kekunci mengunci bersama hati yang menepi perahuku telah karam bersama ombak di penghujung malam bersama karang yang berteriak mengi...
sajak Cuplikan cerpen
Percakapan sepasang kekasih ( perempuan - pria) Menuliskan sesuatu yang tak bisa tertuliskan Aku terkadang tak sadar. Hanya keik...
Advertising
Labels
essay
gusdur
humanisme
novel
pluralisme
rekomendet
toleransi
Flickr
Tags
essay
gusdur
humanisme
novel
pluralisme
rekomendet
toleransi
Diberdayakan oleh
Blogger
.