Karam

kekunci mengunci
bersama hati yang menepi
perahuku telah karam
bersama ombak di penghujung malam
bersama karang yang berteriak
mengisahkan kapal van der wijk

cerita baru ku mengisahkan
kisah menantiku
seorang manusi, sedikit muda
cantik dan permai

setiaku pilihanku
lamanyaku menantimuu
wahai wanita mudaku

iringan ini menuju pagi
sambutlah mentari yang dibasahi embun
esok..
esok hari

elegiku
Karam Karam Reviewed by SEJUKPRIANTO on 09.27 Rating: 5

Tidak ada komentar