Jalan rindu

kursi berkaki .
berjalan menuju rindu ku kepada-Nya
mengibaskan semu yang berceceran
Di atas kain putih dan kuning yg melambai


saat itu aku dibaringkan di sebuah meja..
sisinya penuh dengan air kembang
Pula kapur sirih bergerumun, menggerutu
menantikan giliran.

Aku...
bermandikan air kembang, wangi nestapa
gayung yg menganga, menghamburkan air.
disamping telingaku
mengalir sejuk, air itu
air suci

Para manusia lain.
mereka berkerumun
memandangi sosok "aku" yang menjijikan ini

air mengalir, merasuki pori kulit.
membasahi semuanya.
menghapus duniaku.
membawaku mengarungi dunia baru

aku dibungkus, kain putih
 ditali dan diikat kencang
lalu diangkat ke atas meja persegi panjang. Dikrukup kerangka setengan bundar
 ditutup dengan kain hijau, berukir ayat suci,

diangkat dan diarak, bersama tebaran beras kuning dan bunga-bunga kamboja
Bau anyir mengelilingiku
Tapi anehnya.
mereka bersorak, sepanjang jalan ku yang entah kenapa sepi, walau nyatanya ramai
Mereka terus berseru, tapi seruanya tak menyentuh kupingku, aku terus diam tak menggubris. Mereka ucapkan
lailahailaallah.
lailahaillallah

jalan apa ini
Apakah jalan rindu menuju Mu
Tuhan..

jumat 7juli, baandar lampung



Jalan rindu Jalan rindu Reviewed by SEJUKPRIANTO on 18.45 Rating: 5

Tidak ada komentar